Makassar, Bappelitbangda - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Smart City Wilayah Metropolitan Mamminasata pada dimensi Smart Environment dan Smart Living yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, di Ruang Command Center Lantai 4 Gedung A Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan diwakili oleh Nurwira Rahayu Mubar, S.T., M.Si., selaku Perencana Ahli Madya bersama Evi Silviana Putri, S.E., M.M., selaku Perencana Ahli Muda Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan. Kehadiran Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan implementasi program Smart City di kawasan Metropolitan Mamminasata yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar.
Kegiatan FGD ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, akademisi, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan kawasan metropolitan. Diskusi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penyusunan dan penguatan strategi pembangunan Smart City yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pada dimensi Smart Environment, pembahasan difokuskan pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah terpadu, pengendalian pencemaran lingkungan, konservasi sumber daya alam, pengelolaan ruang terbuka hijau, serta pemantauan kualitas lingkungan berbasis data dan teknologi digital. Peserta FGD juga mengidentifikasi sejumlah program prioritas yang dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup di wilayah Metropolitan Mamminasata.
Sementara itu, pada dimensi Smart Living, diskusi menyoroti berbagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan layanan publik yang aman, sehat, nyaman, dan mudah diakses. Topik yang dibahas meliputi penguatan layanan kesehatan berbasis digital, peningkatan keamanan lingkungan melalui sistem pemantauan cerdas, pengembangan fasilitas publik yang ramah masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana berbasis teknologi.




Komentar : ( 0 )