Makassar, Bappelitbangda - Sekretaris, Dr. Andy M.Si bersama Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Ristati Rahayu, AP, M.Si menghadiri Knowledge and Innovation Exchange Roadshow di Makassar dengan tema “Resilient Communities, Sustainable Futures”.
Acara ini dihadiri oleh 200 peserta dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, organisasi internasional, masyarakat sipil, akademisi, media lokal, perwakilan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), serta KONEKSI. Selasa-Rabu (19-20/08), di Hotel Four Points Makassar.

KONEKSI, inisiatif kolaborasi di sektor pengetahuan dan inovasi yang mendukung kemitraan antara Australia dan Indonesia, menyelenggarakan seri Knowledge and Innovation Exchange (KIE) sebagai tindak lanjut pengembangan 38 proyek kemitraan riset di bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim (ECC) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Forum bertema “Resilient Communities, Sustainable Futures” (Komunitas Tangguh, Masa Depan yang Berkelanjutan) ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, mewakili Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Dalam sambutannya menyapaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk menjadikan pengetahuan dan data sebagai basis penyusunan kerangka regulasi. Dalam RPJMD Sulawesi Selatan 2025–2030 yang sekarang dalam tahap rancangan akhir, kami juga memasukkan poin tentang pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Di samping itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mendukung komitmen Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan memperkuat jejaring kolaborasi, termasuk dengan para peneliti seperti yang kita lakukan hari ini.

Acara ini mempertemukan peneliti, pembuat kebijakan, pemerintah daerah dan nasional, organisasi masyarakat sipil, akademisi, hingga sektor swasta, untuk berbagi hasil riset dan mendorong solusi nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
“Makassar dipilih karena menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Kawasan Indonesia Timur, sekaligus menghadapi tantangan sosial-ekologis yang khas, mulai dari kerentanan iklim hingga risiko bencana,” ujar Adek Media Roza, Head of Strategic Communication and Public Discourse KONEKSI.
“Melalui KIE Roadshow, KONEKSI ingin memastikan pengetahuan yang dihasilkan dari 38 proyek riset Lingkungan dan Perubahan Iklim dapat dimanfaatkan secara luas, sekaligus memperkuat solusi inklusif dan berkelanjutan,” tambah Adek Media Roza.
Bappelitbangda Prov. Sulsel yang menegaskan komitmen daerah dalam mendorong kolaborasi riset dan pemanfaatan pengetahuan untuk kebijakan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Roadshow KONEKSI yang juga akan diselenggarakan di Surabaya, dan akan bermuara pada KIE Summit di Jakarta. Summit tersebut akan mempertemukan hasil riset dengan agenda pembangunan nasional menuju RPJPN 2045, serta memperluas peluang kolaborasi riset antara Indonesia dan Australia.






Komentar : ( 0 )