Pembukaan Paparan Hasil Kajian LPPM Universitas Hasanuddin oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Prov. Sulsel

Makassar, Bappelitbangda Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong penguatan perencanaan pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah. Salah satunya melalui paparan hasil kajian oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Toraja Room, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Kegiatan paparan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Ishak Amin Rusly, ST, MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi LPPM Universitas Hasanuddin dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, khususnya melalui kajian-kajian strategis yang relevan dengan isu ketahanan pangan, pengendalian banjir, dan mitigasi bencana di Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, paparan disampaikan oleh masing-masing ketua tim pelaksana kajian. Paparan pertama disampaikan oleh Dr. Eng. Rita Tahir Lopa terkait Kajian Pompanisasi dan Sumur Dalam untuk Pertanian. Kajian ini bertujuan untuk meningkatkan akses air pada wilayah-wilayah pertanian yang rawan kekeringan dan keterbatasan sumber air, sekaligus mengidentifikasi lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan air dan kekeringan di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi dasar dalam penentuan kebijakan dan intervensi infrastruktur air untuk mendukung produktivitas pertanian.

Paparan kedua disampaikan oleh Prof. Riswal Karamma mengenai Kajian Banjir Mamminasata. Kajian ini memfokuskan pada analisis potensi banjir, risiko yang ditimbulkan, serta strategi penanganan banjir di kawasan Mamminasata yang merupakan wilayah strategis dan memiliki tingkat kerentanan banjir yang cukup tinggi. Kajian ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian banjir secara terpadu dan berkelanjutan.

Paparan ketiga disampaikan oleh Dr. Ardi Arsyad terkait Kajian Mitigasi Bencana di Provinsi Sulawesi Selatan. Kajian ini menghasilkan output berupa laporan kajian serta pengembangan website yang terintegrasi dengan SIANDALAN, sebagai platform informasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kajian mitigasi bencana ini menekankan pentingnya kelayakan mitigasi sebagai salah satu dimensi kebijakan dalam meminimalisasi dampak dan risiko kejadian bencana di Sulawesi Selatan.

Dalam rapat tersebut, turut disampaikan tanggapan dan masukan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Tim Pengendali Mutu Kajian dari Universitas Hasanuddin, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, serta perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan. Berbagai masukan tersebut menekankan pentingnya penguatan analisis dan keterpaduan data lintas sektor.

Pada prinsipnya, kajian-kajian yang dilaksanakan oleh LPPM Universitas Hasanuddin dinilai sangat strategis dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Namun demikian, disepakati perlunya mempertajam rekomendasi pada masing-masing kajian agar lebih implementatif, aplikatif, dan dapat dituangkan secara konkret ke dalam program dan kegiatan pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan ke depan.

Komentar : ( 0 )

Tinggalkan Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Jl. Urip Sumoharjo No.269 Km.5 Makassar, Sulawesi Selatan, 90231
Telepon : 0411 - 453486 (Ext.1)

Email : bappelitbangda@sulselprov.go.id, Bappelitbangda22@gmail.com
Statistik Pengunjung
  • Hari ini : 151
  • Bulan ini : 151
  • Tahun ini : 156325
TOP
>