Makassar, Bappelitbangda - Bappelitbangda Sulsel. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) untuk membentuk Sentra Kekayaan Intelektual (KI) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kekayaan intelektual dan inovasi di daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Pembentukan dan Pengelolaan Sentra Kekayaan Intelektual bertema “From Ideas to Impact: Membangun Sentra KI yang Aktif dan Berdampak bagi Ekosistem Inovasi Daerah dan Perguruan Tinggi”, yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan pada 28–29 September 2026 di Ballroom Gammara Hotel Makassar.
Kegiatan ini dihadiri Dian Ramadhani Zulkarnain, S.Pt., M.Si., Peneliti Pertama Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Sulsel, bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
DJKI menekankan pentingnya keberadaan Sentra KI di daerah sebagai wadah yang tidak hanya berorientasi pada layanan pendaftaran kekayaan intelektual, tetapi juga berperan dalam pemetaan potensi KI, perlindungan, pengelolaan, pemanfaatan dan hilirisasi kekayaan intelektual.
Sulawesi Selatan memiliki potensi KI yang besar, antara lain 15 produk Indikasi Geografis (IG) terdaftar. Beberapa di antaranya telah difasilitasi Bappelitbangda Sulsel, seperti Kopi Arabika Latimojong Luwu, Kopi Arabika Rumbia Jeneponto dan Beras Tarone Seko Luwu Utara.
Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Bappelitbangda Sulsel diharapkan membentuk Sentra KI melalui pendekatan kolaboratif dengan perangkat daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan.
Melalui Sentra KI yang terintegrasi, hasil riset, kreativitas dan inovasi diharapkan tidak berhenti pada pencatatan atau sertifikasi, tetapi dapat dikelola dan dimanfaatkan sebagai aset yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung penguatan ekonomi daerah.





Komentar : ( 0 )