Bappelitbangda Sulsel Dorong Kolaborasi Riset Bidang Bahasa untuk Pelestarian Budaya dan Pembangunan Daerah

Makassar, Bappelitbangda - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi riset bidang bahasa sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah yang berbasis ilmu pengetahuan, pelestarian budaya, dan kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Ristati Rahayu, AP., M.Si., yang mewakili Plt. Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Luaran SBK Risnov Tahun 2026 serta Diskusi Kebutuhan Riset Bidang Bahasa yang diselenggarakan oleh Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di KKB BRIN Makassar, Senin (3/8).

Dalam paparannya, Ristati Rahayu menegaskan bahwa riset bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan instrumen strategis untuk menghasilkan kebijakan yang efektif, inovatif, dan berdampak nyata terhadap pembangunan daerah. Oleh karena itu, arah kebutuhan riset daerah difokuskan pada pencapaian prioritas pembangunan, penyelesaian berbagai persoalan strategis berbasis data, penyusunan rekomendasi kebijakan, penguatan inovasi daerah, serta peningkatan daya saing melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pada bidang kebahasaan, Bappelitbangda Sulsel mengidentifikasi sejumlah kebutuhan riset yang menjadi prioritas, di antaranya pemetaan vitalitas bahasa daerah, dokumentasi bahasa yang terancam punah, digitalisasi kamus dan naskah daerah, penguatan bahasa sebagai identitas budaya, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pengembangan kebahasaan, serta kajian mengenai penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda beserta strategi revitalisasinya.

Bappelitbangda Sulsel juga menekankan bahwa keberhasilan riset memerlukan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah daerah, BRIN, Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Balai Pelestarian Kebudayaan, perguruan tinggi, pemerintah kabupaten/kota, hingga komunitas bahasa dan budaya dinilai penting untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Menurut Ristati Rahayu, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai luaran riset yang tidak berhenti sebagai dokumen ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan dalam penyusunan kebijakan pelestarian bahasa daerah, pengembangan muatan lokal pendidikan, peningkatan literasi masyarakat, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya, digitalisasi warisan budaya, penyusunan basis data bahasa daerah Sulawesi Selatan, hingga mendukung promosi budaya dan pariwisata daerah.

Komentar : ( 0 )

Tinggalkan Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Jl. Urip Sumoharjo No.269 Km.5 Makassar, Sulawesi Selatan, 90231
Telepon : 0411 - 453486 (Ext.1)

Email : bappelitbangda@sulselprov.go.id, Bappelitbangda22@gmail.com
Statistik Pengunjung
  • Hari ini : 1374
  • Bulan ini : 82183
  • Tahun ini : 593032
TOP
>