Makassar, Bappelitbangda - Penguatan ketahanan energi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan adaptif terhadap berbagai tantangan di masa depan. Hal tersebut menjadi fokus dalam Entry Meeting dan Uji Petik Pemeriksaan Program Ketahanan Energi di Provinsi Sulawesi Selatan yang difasilitasi Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh BPK RI bersama Kementerian PPN/Bappenas ini merupakan bagian dari pemeriksaan tematik nasional melalui uji petik terhadap pelaksanaan Program Ketahanan Energi di Sulawesi Selatan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Marwan Mansyur, S.H., M.H., dan diikuti perangkat daerah terkait.

Pemeriksaan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, serta pemantauan dan evaluasi program ketahanan energi di daerah. Ketahanan energi tidak hanya mencakup ketersediaan listrik, BBM, gas, dan energi baru terbarukan, tetapi juga keterjangkauan, pemerataan akses, keandalan pasokan, keberlanjutan lingkungan, serta kesiapan menghadapi berbagai risiko di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan diperoleh gambaran pelaksanaan program ketahanan energi sekaligus masukan untuk memperkuat kualitas perencanaan dan tata kelola pembangunan sektor energi di Provinsi Sulawesi Selatan. Bappelitbangda Sulsel terus mendorong sinergi antarpemangku kepentingan dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terpadu, berkelanjutan, dan mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.
Hasil pemeriksaan dan evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan penguatan kebijakan serta perbaikan perencanaan dan pelaksanaan program ketahanan energi ke depan, sehingga mampu mendukung ketersediaan energi yang andal, terjangkau, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.





Komentar : ( 0 )