Bappelitbangda Sulsel Gelar Bimtek Penyusunan Policy Brief: Perkuat Kapasitas Aparatur dalam Merumuskan Kebijakan Berbasis Bukti

Makassar, Bappelitbangda - Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Policy Brief pada Jumat (7/11/2025). Kegiatan yang digelar secara daring melalui zoom meeting ini menghadirkan peserta dari jajaran pejabat fungsional, struktural, hingga staf teknis dari BRIDA, BAPPERIDA, BALITBANGDA, dan Bappelitbangda kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Pusat kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lt. 4 Bidang Litbang Bappelitbangda.

Bimtek ini menghadirkan Dr. Agussalim, SE., MS., Dosen dan Peneliti Senior P2KP Universitas Hasanuddin (UNHAS), sebagai narasumber, dengan moderator Rizky Widyasari Syam, Peneliti Litbang Bappelitbangda. Dalam sesi materinya, Dr. Agussalim menekankan bahwa Policy Brief berbeda dengan ringkasan hasil penelitian biasa. Dokumen ini merupakan media komunikasi yang ringkas, mandiri, dan berbasis bukti/data yang dirancang untuk mempengaruhi pengambil kebijakan agar segera menindaklanjuti suatu isu melalui kebijakan yang tepat.

“Policy Brief harus mampu menjawab isu penting, menyajikan bukti pendukung yang kuat, serta menawarkan rekomendasi praktis yang dapat diimplementasikan,” tegas Dr. Agussalim. Ia menambahkan, karakteristik pengambil kebijakan cenderung menghindari dokumen panjang dan terlalu “ilmiah”. Mereka lebih menyukai tulisan populer atau semi-populer yang berbasis fakta dan menyertakan rekomendasi yang bisa langsung diterapkan.

Dr. Agussalim menguraikan tiga komponen utama Policy Brief yang efektif:

  1. Isu Penting: Harus menjadi perhatian publik, berdampak luas, dan memiliki dimensi jangka menengah hingga panjang
  2. Bukti Pendukung: Data valid dan evidence-based yang memperkuat argumen.
  3. Rekomendasi: Jelas, praktis, dapat dilaksanakan, dan tidak bersifat normatif.

Ia juga menekankan pentingnya pemilihan judul yang tepat. Judul Policy Brief harus ringkas, fokus, menarik, dan mampu memancing perhatian pembaca, contohnya “Memangkas Anak Putus Sekolah” atau “Memberantas Kemiskinan Ekstrim”.

Menurut Dr. Agussalim, pemahaman teknik penyusunan Policy Brief memungkinkan peneliti dan advokator menjembatani hasil riset ilmiah menjadi masukan yang relevan dan berdampak bagi kebijakan publik. “Dengan Policy Brief yang tepat, data dan hasil penelitian tidak hanya menjadi dokumen akademik, tapi bisa menjadi instrumen perubahan nyata di lapangan,” jelasnya.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam menyusun Policy Brief yang berkualitas, berbasis bukti, dan efektif sebagai alat dalam mendorong perumusan kebijakan pembangunan daerah. Para peserta juga diimbau untuk memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih berbasis data dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, Bappelitbangda Sulsel menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas aparatur daerah untuk menghasilkan kebijakan publik yang tepat, efektif, dan berdampak nyata bagi pembangunan di Sulawesi Selatan.

Komentar : ( 0 )

Tinggalkan Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Jl. Urip Sumoharjo No.269 Km.5 Makassar, Sulawesi Selatan, 90231
Telepon : 0411 - 453486 (Ext.1)

Email : bappelitbangda@sulselprov.go.id, Bappelitbangda22@gmail.com
Statistik Pengunjung
  • Hari ini : 390
  • Bulan ini : 27236
  • Tahun ini : 183410
TOP
>