Makassar Bappelitbangda - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan, Irawan Dermayasmin Ibrahim, S.T., M.Si., menjadi narasumber utama dalam Forum Multistakeholder (MSF) Provinsi Sulawesi Selatan dengan tema “Dari Bukti ke Aksi: Memperkuat Layanan WASH dan Kesehatan Reproduksi yang Responsif Gender, Inklusif dan Berkeadilan di Sulawesi Selatan”, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, International Budget Partnership (IBP), YASMIB Sulawesi, HWDI Sulsel, dan KPPI Makassar, dengan dukungan sepenuhnya oleh International Budget Partnership (IBP).
Turut mendampingi Kepala Bapappelitbangda, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Ishak Amin Rusly, ST, MT dan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Erlan Triska, S.IP., M.Adm.KP.
Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Ir. H. Muhammad Arafah, S.T., M.T., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Forum yang berlangsung di Ruang Rapat Mamminasata Lantai 4 Kantor Bappelitbangda Sulsel.
Kemudian Direktur Eksekutif YASMIB (Swadaya Mitra Bangsa) Sulawesi, Rosniaty Panguriseng menyampaikan laporan kegiatan.
Dalam forum tersebut, Irawan menyampaikan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam penguatan layanan WASH dan kesehatan reproduksi. Ia menekankan pentingnya memastikan kedua isu tersebut terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah dengan mengedepankan data dan bukti, pengalaman masyarakat, serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Penguatan layanan tersebut perlu memperhatikan kelompok yang selama ini menghadapi hambatan lebih besar dalam memperoleh layanan, termasuk perempuan, anak, penyandang disabilitas, masyarakat pesisir, masyarakat miskin, serta kelompok rentan lainnya. Pendekatan yang responsif gender, inklusif, dan berkeadilan menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan memberikan manfaat yang setara bagi seluruh masyarakat.
Dari bukti menuju aksi, kolaborasi menuju perubahan. Bersama, kita wujudkan layanan WASH dan kesehatan reproduksi yang terintegrasi, inklusif, responsif gender, dan berkeadilan demi Sulawesi Selatan yang lebih sehat dan setara.




Komentar : ( 0 )