Makassar, Bappelitbangda - Plt. Kepala Bappelitbangda Sulawesi Selatan, Irawan Dermayasamin Ibrahim, S.T., M.Si, memimpin kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan buku rujukan pengentasan kemiskinan dengan pendekatan sistem nafkah (livelihood system) bersama tim Japan International Cooperation Agency (JICA), Sabtu (03/05).

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan saran dari berbagai pihak dalam rangka penyempurnaan buku rujukan pengentasan kemiskinan di Sulawesi Selatan. Buku tersebut diharapkan menjadi acuan strategis bagi pemerintah daerah dalam menyusun program dan kegiatan pengentasan kemiskinan yang berbasis pada pendekatan sistem nafkah serta memperhatikan kondisi sosial lokal masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Bappelitbangda, Reza Eggy Pandevi, S.STP., M.M., Kepala Bidang Perekonomian dan SDA, Inyo, S.T., M.Eng., serta perwakilan JICA, Shintani Naoyuki beserta tim ahli. Hadir pula para akademisi dan pakar, di antaranya Prof. Darmawan Salman, Manarangga Amir, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev.Plg., dan Anna Buana Syamson, S.Hut., M.Si.
Dalam arahannya, Irawan Dermayasamin menekankan pentingnya buku rujukan ini tidak hanya memuat konsep dan kerangka pendekatan pengentasan kemiskinan serta lesson learned sebagai bahan pembelajaran, tetapi juga mencakup tata waktu setiap tahapan proses. Hal ini dinilai penting agar dapat disinergikan dengan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Ia berharap buku rujukan tersebut dapat segera difinalisasi dan selanjutnya disosialisasikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sektor swasta, serta para pemangku kepentingan lainnya, sehingga implementasi program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan, “ujarnya.






Komentar : ( 0 )