Makassar, Bappelitbangda - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) 2 Daerah dalam rangka Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur PU Kawasan Prioritas Swasembada Pangan di Kawasan Teluk Bone Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026, pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Hotel Mercure Makassar. Forum ini menetapkan tiga klaster prioritas swasembada pangan dengan total area seluas 3.099.611 hektare di kawasan Teluk Bone sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pembangunan wilayah yang berkelanjutan, dengan lokus penajaman Cluster 1 yaitu Kawasan Prioritas Sentra Tanaman Pangan seluas 1.090.348,72 Ha (Kab. Bone, Kab. Wajo dengan Prioritas 1 dan Kab. Sidenreng Rappang dan Kab. Pinrang dengan Prioritas 2).

Plt. Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, yang diwakili oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Ishak Amin Rusly, ST., MT., menyampaikan sambutan pentingnya perencanaan infrastruktur pekerjaan umum secara terpadu, terukur, dan berbasis potensi wilayah. Pengembangan infrastruktur dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas pangan, memperkuat konektivitas ant sentra produksi, serta meningkatkan efisiensi pengolahan dan distribusi hasil pertanian.
Kawasan Teluk Bone dan sekitarnya memiliki potensi besar dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional, mencakup sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Kawasan lumbung pangan Teluk Bone dan sekitarnya meliputi sembilan kabupaten, yaitu Luwu Timur, Luwu, Luwu Utara, Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Sidenreng Rappang, dan Pinrang. Potensi tersebut memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai agar produksi komoditas dapat terjaga, konektivitas wilayah semakin baik, serta nilai tambah ekonomi masyarakat terus meningkat.
Forum ini membahas kebutuhan infrastruktur, penetapan program prioritas, serta rekomendasi yang selaras dengan dokumen pembangunan, kebutuhan wilayah, pendanaan, dan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, pengembangan infrastruktur PU di Kawasan Teluk Bone diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan secara berkelanjutan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung pemerataan pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan.




Komentar : ( 0 )