Kolaborasi Inovatif dalam Coaching Clinic: Menguatkan Infrastruktur Sanitasi Kota Parepare

Parepare, BappelitbangdaBidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan mengambil peran strategis dalam memperkuat sistem sanitasi Kota Parepare melalui partisipasi aktif pada Coaching Clinic IV & V Tahapan Implementasi Strategi Sanitasi Kota Parepare, Kamis (13/11). Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk BPBPK Sulawesi Selatan, Pokja PKP Kota Parepare, PT.Bank Sulselbar, PT.Pertamina, dan Baznas, untuk mempercepat pembangunan sanitasi permukiman secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam Coaching Clinic IV, Sekretaris Daerah Kota Parepare selaku Ketua TAPD memimpin diskusi internal dan eksternal guna menyusun kesepakatan program jangka menengah yang selaras dengan paket kebijakan "KARAJAE". Kolaborasi dengan PT.Bank Sulselbar, PT.Pertamina, dan Baznas ini fokus pada penguatan akses terhadap Sanitasi Aman dan peningkatan layanan pengelolaan sampah secara berkelanjutan, sebagai langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan kota.

Sedangkan pada Coaching Clinic V, dilakukan uji coba model layanan skala terbatas di lokasi strategis seperti TPA dan IPLT Aloppoe Kelurahan Lapadde, serta TPS3R Kelurahan Lakessi. TPA Aloppoe yang mengadopsi sistem sanitary landfill sejak tahun 2000 mampu mengolah sekitar 59,74 ton sampah per hari, yang mencakup 36,57% dari total timbulan sampah Kota Parepare. Namun, dengan hanya satu unit TPS3R yang beroperasi dari empat unit yang ada, pengolahan sampah sudah jelas memerlukan peningkatan signifikan agar target pengelolaan yang optimal dapat tercapai.

Kondisi IPLT Aloppoe yang memiliki kapasitas 50 m³ per hari menunjukkan kebutuhan mendesak akan optimalisasi kolam stabilisasi. Lumpur padat dan cairan masih belum terpisah dengan efektif akibat tingginya endapan lumpur, yang berpotensi menghambat fungsi pengolahan limbah domestik secara optimal. Optimalisasi ini menjadi bagian penting dalam usaha meningkatkan akses Sanitasi Aman, yang saat ini baru mencapai angka 6,6% hingga tahun 2024.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, program penyedotan lumpur tinja terjadwal (LLTT) akan ditingkatkan dengan menambah armada truk tinja, guna memperluas jangkauan pelayanan dan memastikan pencapaian target sanitasi yang lebih inklusif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat Kota Parepare, sekaligus menjadi contoh sukses kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan infrastruktur sanitasi perkotaan.

=

Tags:
Komentar : ( 0 )

Tinggalkan Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Jl. Urip Sumoharjo No.269 Km.5 Makassar, Sulawesi Selatan, 90231
Telepon : 0411 - 453486 (Ext.1)

Email : bappelitbangda@sulselprov.go.id, Bappelitbangda22@gmail.com
Statistik Pengunjung
  • Hari ini : 2669
  • Bulan ini : 15278
  • Tahun ini : 401853
TOP
>