Pengembangan KEK Luwu Timur Masuk Tahap Strategis, Bappelitbangda Sulsel Gelar Seminar Hasil Studi

Makassar, Bappelitbangda - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam menyelenggarakan Seminar Hasil Penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Hotel Aston Inn Pantai Losari Makassar.

Seminar ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perekonomian & SDA Bappelitbangda Prov. Sulsel, Inyo, ST, M.Eng, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, perwakilan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, perwakilan Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) Luwu Timur, serta perwakilan Direktorat Kerjasama dan Pengelolaan Usaha (DKPU) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, SE, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bappelitbangda telah menginisiasi penyusunan studi kelayakan KEK Malili dengan luasan kurang lebih 3.375 hektare. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung percepatan pengembangan wilayah serta meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Luwu Timur. Untuk memastikan kualitas dan ketepatan kajian, Pemprov Sulsel menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai mitra pelaksana penyusunan studi kelayakan.

Seminar hasil ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Perwakilan DKPU ITS dan Perwakilan Biro Perencanaan dan Pembentukan KEK Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Luwu Timur serta Perwakilan PT IHIP bertindak sebagai penanggap, yang memberikan masukan strategis terhadap hasil kajian yang telah disusun.

Lahan rencana KEK Luwu Timur merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan fokus kegiatan utama yang disesuaikan dengan potensi wilayah. Rencana pengembangan mencakup hilirisasi nikel, industri baterai kendaraan listrik (EV) terintegrasi, pengolahan produk samping dan logam tanah jarang, serta industri baja stainless steel. Dari sisi tata ruang, proporsi penggunaan lahan terbangun direncanakan sekitar 50 persen, sehingga area lainnya dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau, pengembangan sumber energi baru terbarukan (EBT), serta kawasan rekreasi yang mengedepankan fungsi konservasi dan pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dalam mendorong percepatan pembentukan KEK Luwu Timur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Komentar : ( 0 )

Tinggalkan Komentar

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Jl. Urip Sumoharjo No.269 Km.5 Makassar, Sulawesi Selatan, 90231
Telepon : 0411 - 453486 (Ext.1)

Email : bappelitbangda@sulselprov.go.id, Bappelitbangda22@gmail.com
Statistik Pengunjung
  • Hari ini : 2701
  • Bulan ini : 76689
  • Tahun ini : 155646
TOP
>