Makassar, Bappelitbangda - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program Corporate Social Responsibility (CSR), Selasa (12/5). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bappelitbangda Prov. Sulsel dan menjadi forum penting untuk menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan arah pembangunan daerah.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Plt Kepala Bappelitbangda Prov. Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, ST, M.Si, didampingi Kepala Bidang Perekonomian dan SDA, Inyo, ST, M.Eng. Dalam arahannya, Plt Kepala Bappelitbangda menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha agar program CSR tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah tahun 2026.

Forum ini mempertemukan para pelaku usaha yang tergabung dalam Forum Koordinasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (FK-TSLP) atau Forum CSR Sulawesi Selatan. Tujuan utamanya adalah memperkuat sinergi, menghindari tumpang tindih program, serta memastikan bahwa kontribusi CSR dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendukung indikator kinerja pembangunan daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Koordinasi FK-TSLP Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Latunreng, MM, IPU, bersama kelompok kerja dan dewan pakar. Dalam diskusi, peserta membahas pemetaan program CSR yang telah berjalan, identifikasi kebutuhan daerah, serta mekanisme pelaporan dan monitoring agar program lebih terukur dan akuntabel.
Melalui rapat koordinasi ini, Bappelitbangda Sulsel berharap program CSR perusahaan dapat lebih fokus pada sektor prioritas seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pengembangan ekonomi lokal. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan Sulawesi Selatan secara inklusif dan berkelanjutan.




Komentar : ( 0 )