Makassar, Bappelitbangda - Senin (09/02), bertempat di Sekretariat TKPSDA BBWS Pompengan Jeneberang, dilangsungkan Rapat Pimpinan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) untuk wilayah sungai Walanae–Cenranae, Jeneberang, Saddang, dan Pompengan–Larona. Rapat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappelitbangda selaku Ketua TKPSDA, yang diwakili oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Ishak Amin Rusli, S.T., M.T. Rapat Pimpinan TKPSDA dihadri jg Kepala Dinas SDACKTR, Ir. Astina Abbas, MT selaku Ketua Harian TKPSDA dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Dr. Heriantono Waluyadi, ST, MT.

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta fungsi TKPSDA, guna memastikan pengelolaan sumber daya air yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan. Dalam rapat ini, dibahas beberapa agenda penting, antara lain penjadwalan sidang TKPSDA untuk tahun 2026, evaluasi kehadiran dan partisipasi anggota, serta capaian dan tindak lanjut pelaksanaan tugas dan fungsi.
Pada agenda penjadwalan sidang, para peserta sepakat untuk menyusun jadwal yang terencana, terukur, dan selaras dengan agenda nasional maupun daerah. Penjadwalan yang baik diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang tepat waktu dalam pengelolaan sumber daya air, termasuk dalam perencanaan alokasi air, pengendalian daya rusak air, dan konservasi sumber daya air.
Selanjutnya, dalam evaluasi kehadiran anggota, ditekankan bahwa tingkat partisipasi aktif sangat memengaruhi kualitas rekomendasi yang dihasilkan. Oleh karena itu, rapat mendorong seluruh anggota dari berbagai unsur, seperti pemerintah dan non pemerintah dari kalangan dunia usaha, dan masyarakat, untuk lebih berkomitmen demi efektivitas sidang TKPSDA ke depan.
Selain itu, rapat juga membahas capaian dan tindak lanjut pelaksanaan tugas serta fungsi TKPSDA di masing-masing wilayah sungai. Berbagai rekomendasi yang telah dihasilkan juga dipaparkan, dengan penekanan pada pentingnya monitoring dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan implementasi rekomendasi secara optimal.
Melalui rapat ini, diharapkan sinergi antar TKPSDA di berbagai wilayah sungai semakin kuat, sehingga pengelolaan sumber daya air pada tahun 2026 dapat berlangsung lebih efektif, berkelanjutan, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.






Komentar : ( 0 )