Makassar Bappelitbangda - Tim Pendamping OPD Indeks Inovasi Daerah (IID) Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan mulai melakukan pengiriman inovasi ke Sistem IID sebagai bagian dari tahapan penginputan, verifikasi, dan penilaian IID Tahun 2026.

Pengiriman perdana dilakukan terhadap inovasi “Si Lebah Unggulan” oleh Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala Bidang Litbang, Ristati Rahayu, AP, M.Si, didampingi Ketua Pokja IID, Dermayana Arsal, S. Hut, M.P, Ph.Dl. Langkah ini menjadi awal pengiriman berbagai inovasi unggulan perangkat daerah ke dalam Sistem IID Tahun 2026, Kamis (27/08).
Selanjutnya, Tim Pendamping menargetkan pengiriman sekitar 40 inovasi yang telah melalui proses pendampingan dan memiliki tingkat kematangan di atas 90. Pengiriman dilakukan secara bertahap dengan memastikan kelengkapan data, dokumen pendukung, serta kesesuaian dengan indikator penilaian IID.
Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Bappelitbangda Sulsel dalam meningkatkan kualitas pelaporan dan kinerja inovasi daerah. Pendampingan tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mendorong perangkat daerah untuk memperkuat dokumentasi, keberlanjutan, manfaat, dan dampak inovasi secara terukur.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan kolaboratif, Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen memperkuat ekosistem inovasi daerah agar setiap inovasi tidak sekadar tercatat dalam Sistem IID, tetapi mampu memberikan manfaat dan dampak nyata bagi pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan
Bersama kita kuatkan ekosistem inovasi, dorong transformasi, dan wujudkan Sulawesi Selatan yang semakin inovatif!




Komentar : ( 0 )