Makassar, Bappelitbangda - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong penguatan konsep Smart City melalui pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan ketahanan wilayah. Salah satu inisiatif yang tengah dikaji adalah Feasibility Study for Smart City: Realtime Stormwater Management System Utilizing Satellite Technology in Makassar.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Ishak Amin Rusly, ST., MT., dalam hal ini mewakili Plt. Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, menerima kunjungan Nihon Suido Consultants Co., Ltd. di Kantor Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang pemanfaatan teknologi satelit untuk mendukung sistem pengelolaan air hujan secara real-time di Kota Makassar. Turut hadir mendampingi Ariany Rofaidah, ST, MSi serta Sri Agustiati Bachtiar, S.Pi, M.Si (Fungsional Perencana Ahli Madya).
Sebagai kota pesisir yang berkembang pesat, Makassar menghadapi tantangan genangan dan banjir yang membutuhkan sistem pemantauan, analisis, serta pengambilan keputusan yang cepat dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi satelit diharapkan dapat menyediakan data spasial dan lingkungan secara berkala yang dapat dikombinasikan dengan informasi curah hujan, kondisi drainase, topografi, tutupan lahan, dan data hidrologi lainnya.
Integrasi berbagai sumber data tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi wilayah secara lebih komprehensif, termasuk dalam mengidentifikasi kawasan yang berpotensi mengalami genangan. Informasi yang tersedia secara real-time dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mendukung respons cepat ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Studi kelayakan ini tidak hanya melihat aspek teknologi, tetapi juga mencakup kesiapan infrastruktur, ketersediaan dan kebutuhan data, integrasi dengan sistem informasi pemerintah daerah, kelembagaan, sumber daya manusia, pembiayaan, serta keberlanjutan operasional sistem. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai peluang dan kesiapan implementasi sistem pengelolaan air hujan berbasis teknologi satelit.




Komentar : ( 0 )