Makassar, Bappelitbangda - Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi Rapat Pimpinan Komisi Irigasi Provinsi Sulawesi Selatan untuk membahas permohonan pengaliran air Bendungan Kalola guna memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian masyarakat di Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. Rapat berlangsung di Kantor Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (24/9/2026).

Fasilitasi tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) sekaligus menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyinkronkan kebutuhan layanan irigasi dengan kondisi sumber daya air, jaringan irigasi, serta aspek teknis dan kewenangan pengelolaan Bendungan Kalola.
Rapat dipimpin Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Ishak Amin Rusly, S.T., M.T., dan dihadiri unsur Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air, Biro Hukum Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Komisi Irigasi Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Ishak menegaskan pentingnya koordinasi dan sinkronisasi antarinstansi agar pemenuhan kebutuhan air irigasi masyarakat dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan berdasarkan data teknis di lapangan.
Sebagai tindak lanjut, Bappelitbangda mendorong koordinasi bersama instansi teknis dan pemerintah daerah terkait untuk melengkapi data dan informasi yang diperlukan, termasuk peninjauan kondisi jaringan irigasi serta kajian teknis pengaliran air dari Bendungan Kalola.
Melalui fungsi koordinasi dan sinkronisasi perencanaan, Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong penyelesaian isu pembangunan secara terpadu bersama perangkat daerah dan pemangku kepentingan, guna mendukung peningkatan layanan irigasi dan keberlanjutan kegiatan pertanian masyarakat di Kabupaten Wajo.





Komentar : ( 0 )